Rabu, 06 Juli 2011

Tangerang Wolves Minati Luis Edmundo Duran

Jakarta– Manajemen Tangerang Wolves benar-benar melakukan cuci gudang, setelah pada putaran pertama Liga Primer Indonesia (LPI) hanya mampu berada pada urutan ke-18. Klub berjuluk Serigala Benteng itu telah mencoret 16 pemain lokal dan empat legiun asing yang mereka miliki. Stok pemain Wolves kini tersisa 10 orang, yakni delapan lokal dan dua asing.
Empat pemain asing yang tidak lagi diperpanjang kontraknya adalah Park Chan, Victor Hugo, Jordy de Kat, dan Luiz Feitoza. Sedangkan dua yang dipertahankan masing-masing Wallace da Silva serta Ku Kyung Yen. Saat ini Wolves masih memburu satu nama lagi untuk menggenapi kuota tiga pemain asing yang akan diberlakukan LPI.
"Yang saya dengar, Paulo Camargo (pelatih Tangerang Wolves, red) tertarik sama Luis Duran. Sekarang dia masih main di Persita," ungkap asisten pelatih Wolves, Jaldecir 'Deca' Dos Santos, saat ditemui di kantor LPI, The Energy, SCBD, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (5/7).
Kabar terakhir, pemain bernama Luis Edmundo Duran Requelme itu bakal dilepas oleh manajemen Persita. Kemampuan defender asal Argentina itu dinilai sudah menurun. Andai Luis berhasil direkrut, beber Deca, maka Ku akan didorong ke tengah sebagai gelandang. Sedangkan Wallace tetap mendampingi Kurniawan Dwi Yulianto sebagai tukang gedor. "Dengan begitu pemain asing kita lengkap di semua lini, belakang, tengah, dan depan," sambung mantan pemain Mataram Indocement dan Persebaya ini.
Deca melanjutkan, dengan sisa 10 pemain, pihaknya paling tidak butuh tambahan 15 amunisi baru. Karena itu, mulai 22 Juli nanti Wolves bakal menggelar seleksi pemain. "Nanti Paulo camargo akan memanggil beberapa nama, saya juga, lalu kita tes sama-sama. Tidak seperti musim lalu, kita ingin pada putaran kedua ini terlibat penuh dalam pemilihan pemain," tegas pria asal Brasil ini.
Disinggung soal Kurniawan Dwi Yulianto, Deca mengakui kontribusi eks penyerang Timnas Indonesia itu belum maksimal. Putaran pertama Kurniawan hanya mampu mencetak satu gol. "Tapi, itu bukan kesalahan Kurniawan. Paulo pernah mengatakan, 'bagaimana saya bisa menilai kemampuan Kurniawan kalau dia tidak pernah mendapatkan umpan dari tengah?' Padahal, secara teknis Kurniawan masih bisa diandalkan," ulas Deca, yang kali pertama menginjakkan kaki di Indonesia pada 1994.
Deca juga memberi acungan dua jempol buat Wallace da Silva yang menempati peringkat empat daftar topskor LPI dengan delapan gol. "Kalau Anda lihat, sebagian besar gol yang dicetak Wallace berawal dari perjuangan kerasnya sendiri. Jarang sekali dia menerima umpan dari pemain tengah," terangnya.
Selain Kurniawan, beberapa pemain lokal yang dipertahankan Wolves antara lain Junaidi, Egi Hermawan, M. Yusuf, serta kiper Aditya Harland. (Sumarlin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar